Weitere Songs von Halstage
Beschreibung
Komponist: Hal Wicaksono
Texter: Hal Wicaksono
Songtext und Übersetzung
Original
Terkadang sendu tak selalu merakit luka.
Ia juga mengisyaratkan bahagia.
Seperti saat itu kala kulihat dia, menggandeng tanganmu dengan penuh mesra.
Kepadamu dulu aku jatuh cinta, menanam asa bisa bersama sepanjang usia.
Saat itu engkau di tepian kota, aku masih sendiri kau sudah jadi miliknya.
Terima kasih atas segala rasa, pada hari itu pun aku turut bahagia.
Karena aku selalu tahu, menyukaimu bukan berarti selalu. . .
memilikimu.
Terima kasih atas segala rasa, pada hari itu pun aku turut bahagia.
Karena aku selalu tahu, menyukaimu bukan berarti selalu. . .
Terima kasih atas segala rasa, pada hari itu pun aku turut bahagia.
Karena aku selalu tahu, menyukaimu bukan berarti selalu. . .
memilikimu.
Yang terhebat dari waktu adalah karena, ia terus berputar secara sederhana.
Kita kembali bertemu di tepian kota, engkau sendiri lagi dan aku sudah berdua.
Deutsche Übersetzung
Manchmal verursacht Traurigkeit nicht immer Wunden.
Er deutete auch Glück an.
So wie damals, als ich ihn sah, wie er deine Hand liebevoll hielt.
Ich habe mich zum ersten Mal in dich verliebt und die Hoffnung geweckt, für den Rest meines Lebens zusammen zu sein.
Du warst damals am Rande der Stadt, ich war noch allein, du gehörtest ihm schon.
Vielen Dank für all die Gefühle, ich war an diesem Tag auch glücklich.
Denn ich weiß immer: Dich zu mögen bedeutet nicht immer. . .
Hast du.
Vielen Dank für all die Gefühle, ich war an diesem Tag auch glücklich.
Denn ich weiß immer: Dich zu mögen bedeutet nicht immer. . .
Vielen Dank für all die Gefühle, ich war an diesem Tag auch glücklich.
Denn ich weiß immer: Dich zu mögen bedeutet nicht immer. . .
Hast du.
Das Tolle an der Zeit ist, dass sie sich einfach weiterdreht.
Wir treffen uns wieder am Stadtrand, du bist wieder allein und ich bin allein.